Dua Lagi Buronan Kasus Pembegalan Modus Pura-pura Sopir Travel Dibekuk Polisi

    Dua Lagi Buronan Kasus Pembegalan Modus Pura-pura Sopir Travel Dibekuk Polisi

    PADANG, - Jajaran Satreskrim Polresta Padang berhasil meringkus dua orang lagi buronan kasus pencurian dengan kekerasan dengan modus pura-pura menjadi sopir travel.

    Dua orang tersangka tersebut masing-masing E, 63 tahun, warga Kelurahan Lubuk Pandan, Kecamatan 2×11 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman, dan MN, 44 tahun, warga Kelurahan Lubuk Lintah, Kecamatan Kuranji, Kota Padang.

    DELIKHUKUM.ID
    market.biz.id DELIKHUKUM.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda mengatakan penangkapan kedua tersangka tersebut berdasarkan pengembangan dari tersangka yang berhasil diamankan sebelumnya, yakni AS, 37 tahun.

    Setelah dilakukan penyelidikan, polisi akhirnya mengetahui keberadaan kedua tersangka lainnya itu. Kemudian, polisi melakukan penangkapan, Jumat (11/2/2022).

    PAPARAZI.CO.ID
    market.biz.id PAPARAZI.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    “Pelaku E ditangkap di rumahnya di Lubuk Pandan, Padang Pariaman, sedangkan pelaku MN diamankan di Kelurahan Ketaping, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, ” ujar Rico.

    Dia mengaku, saat ditangkap, kedua pelaku melakukan perlawanan sehingga polisi terpaksa menembak salah satu kaki masing-masing pelaku. Setelah ditangkap, E dan MN lalu dibawa ke Mapolresta Padang untuk proses lebih lanjut.

    Chicago Pizza
    market.biz.id Chicago Pizza
    1% Rp 9.500
    Beli sekarang!

    Rico menuturkan kasus pembegalan berawal ketika korban yang merupakan seorang perempuan sedang berdiri di Simpang Brimob Padang Sarai, Rabu (16/2/2021) siang. Ketiga tersangka lalu datang dengan mobil Avanza hitam dan berhenti di dekat korban.

    “Mereka lalu pura-pura kenal dan menawari korban untuk diantar pulang. Setelah korban naik ke atas mobil, pelaku yang mengendarai mobil langsung memukul wajah korban dan diikuti pelaku lainnya yang duduk di belakang mencekik leher korban, ” ungkap Rico.

    JURNALIS.TV
    market.biz.id JURNALIS.TV
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Selanjutnya, para pelaku memaksa korban untuk menyerahkan barang barang serta mengambil cincin emas 10 gram yang terpasang di jari korban dan uang tunai Rp300.000.

    Kemudian, para pelaku menurunkan korban di Padang Indrustial Park sehingga atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp9 juta.

    Rico menerangkan, berdasarkan hasil penyelidikan, para tersangka ternyata juga beraksi di TKP lainnya. (**) 

    AFRIZAL

    AFRIZAL

    Artikel Sebelumnya

    Perampokan Sadis di Padang Direka Ulang

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Syafruddin Adi

    Syafruddin Adi verified

    Postingan Bulan ini: 80

    Postingan Tahun ini: 1466

    Registered: Apr 8, 2021

    Suhendi

    Suhendi verified

    Postingan Bulan ini: 25

    Postingan Tahun ini: 144

    Registered: Apr 8, 2022

    Siswandi

    Siswandi verified

    Postingan Bulan ini: 18

    Postingan Tahun ini: 140

    Registered: Jul 11, 2020

    Aa Ruslan Sutisna

    Aa Ruslan Sutisna verified

    Postingan Bulan ini: 18

    Postingan Tahun ini: 469

    Registered: Oct 11, 2021

    Profle

    Ryawan Saiyed verified

    Kepala BNNP Sulsel Hadiri Bhayangkara Butta Toa Run 2022, Panitia: Dapat Menambah Motivasi
    Polres Pekalongan Jadi Tuan Rumah Lomba Pocil (Polisi Cilik) Se Ex. Polwil Pekalongan Tingkat Polda Jawa tengah
    Polres Kediri Kota Amankan Pelaku Pencabulan Berkedok Bimbel
    Berakhir Damai, PSHT dan Pagar Nusa Yang Sempat Berselisih di Tuban Sepakat Dirikan Tugu Bersama

    Rekomendasi

    Roy Suryo Resmi Ditahan, Pelapor: Ini Keadilan Untuk Seluruh Rakyat Indonesia
    Brimob Bawa Laras Panjang dan Mobil Taktis Jaga Gedung Bareskrim
    BEM PTAI Apresiasi Ketegasan Kapolri Tindak  25 Personel Terkait Kematian Brigadir Joshua
    Dimutasi, Ferdy Sambo Resmi Dicopot Dari Jabatan Kadiv Propam Polri
    Tewasnya Brigadir Yoshua, Kapolri Periksa 25 Polisi Diapresiasi BEM SI

    Ikuti Kami